Dan BERSERULAH kepada manusia untuk mengerjakan Haji (QS. Al Hajj:27).

Bagi orang-orang yang memenuhi SERUAN Rabbnya, (disediakan) pembalasan yang baik. (QS. Ar Ra’d:18)

Rasulullah SAW bersabda,"Setiap umatku akan masuk surga kecuali orang yang enggan"(HR. Al-Bukhari)

KANTOR PERWAKILAN ARMINAREKA PERDANA

Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/146 th 2012, Izin Haji Plus D/230 th 2012

DIVISI MARKETING LIMA UTAMA SUKSES

ARMINAREKA PERDANA GROUP BERKAH

NUR ANISAH (NO. ID 0037 454 - 01)
JL. SEMOLOWARU ELOK BLOK AL NO. 2, SURABAYA
081 332 998866 (SIMPATI), 08585 268 5353 (INDOSAT), 320d0594 (BB)

Kewajiban Ibadah Haji & Umroh Dalam Al–Quran Dan Hadits



Kewajiban Ibadah Haji & Umroh Dalam Al – Quran
  • “Mengerjakan Haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah SWT, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah, Barangsiapa mengingkari (kewajiban Haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam” (QS. Ali Imran: 97) 
  • “Dan Sempurnakanlah Haji dan Umroh karena Allah SWT…” (QS. Al Baqarah: 196)
Kewajiban Ibadah Haji & Umroh Dalam Hadits
  • Dari Ibnu Umar radhiallahu anhuma dia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Islam dibangun di atas lima perkata: Persaksian Laa ilaha illallah dan Muhammad Rasulullah, menegakkan shalat, menunaikan zakat, berhaji di Makkah, dan berpuasa di bulan Ramadhan.” (HR. Al-Bukhari no. 8 dan HR. Muslim no. 16) 
  • Dari Abi Hurairah radhiallahu anhu bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda di dalam khutbahnya, "Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Allah SWT telah mewajibkan Haji bagi kalian maka berhajilah” (HR. Muslim 2/975 no: 1337) 
  • Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang ingin pergi Haji maka hendaklah ia bersegera, karena sesungguhnya kadang datang penyakit, atau kadang hilang hewan tunggangan (kendaraan) atau terkadang ada keperluan lain (mendesak)” (HR. Ibnu Majah no. 6004) 
  • Dari Abu Sa’id AL Khudry radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya seorang hamba telah Aku sehatkan badannya, Aku luaskan rezekinya, tetapi berlalu dari lima tahun dan dia tidak menghandiri undangan-Ku, maka sungguh dia orang yang benar-benar telarang (dari kebaikan)”. (HR. Ibnu Hibban dan dishahihkan oleh Al Albani di dalam kitab Silsilat Al Ahadits Ash Shahihah, no. 1662) 
  • Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berkhutbah dan bersabda: “Wahai sekalian manusia, sungguh telah diwajibkan atas kalian berhaji maka berhajilah kalian. Lalu ada seorang yang bertanya, “Apakah wajib setiap tahun wahai Rasulullah?” beliau lalu terdiam. Sampai ketika orang itu bertanya pada kali yang ketiga beliau menjawab, “Seandainya saya katakan ‘ya’ maka haji akan menjadi wajib setiap tahunnya dan kalian pasti tidak akan sanggup melakukannya.” (HR. Muslim no. 1337) 
    • Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : “Haji itu sekali dan barangsiapa melakukannya lebih dari sekali maka itu sunnah” (HR Ahmad, Abu Daud dan Al-Hakim) 
  • Dari Umar radhiallahu anhu berkata: Sungguh aku berkeinginan untuk mengutus beberapa lelaki menuju berbagai penjuru lalu mereka melihat orang yang memiliki kemampuan namun mereka tidak berhaji lalu lelaki para utusan mengambil jizyah dari mereka, mereka bukan orang Islam, mereka bukan orang Islam, mereka bukan orang Islam”. (Al-Talkhisul Habir: 2/223 At6sar ini disanadkan oleh Al-Lalaka’I di dalam Al-I’tiqad 1567 dan Ibnul Jauzi di dalam Al-Tahqiq no: 1213)
    • Al Isma’ily meriwayatkan bahwa Abdurrahman bin Ghunm pernah mendengar Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu berkata: “Barangsiapa yang mampu melaksanakan haji lalu belum berhaji, maka sama saja atasnya, baik mati dalam keadaan yahudi atau nashrani”. (HR. Abu Nu’aim di dalam kitab Al Hilyah)

2 komentar:

  1. Alhamdulillah posting yang bermanfaat. saya suka. semoga menjadi amal jariyah bagi penulis. terus berkarya, sebar luaskan dakwah Islam, jalin silaturahmi, silakan follow saya www.siteislami.co.cc , semoga menambah ilmu kita. amin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin, doa yang sama saya ucapkan untuk Anda dan keluarga. Terima kasih atas komen positifnya.

      Bilamana anda tertarik dan sudah berkeinginan kuat Naik Haji maupun Umrah namun terkendala biaya, Anda bisa ikut Tabungan Rencana Haji Plus dan Umrah Arminareka Perdana. silahkan klik http://arminarekajatim.blogspot.com/2011/04/cara-pintar-pergi-ke-tanah-cuci-dengan.html

      Mari Kita Menyempurnakan Islam dengan Ibadah Haji & Umrah, sebagaimana Firman Allah SWT “Mengerjakan Haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah SWT, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah”(QS. Ali Imran: 97).“Dan Sempurnakanlah Haji dan Umrah karena Allah SWT…”. (QS. Al Baqarah: 196).

      Hanya yang sungguh-sungguh yang berpeluang berangkat untuk menunaikan Rukun Islam ke – 5. Simak Firman Allah SWT “Sesungguhnya Allah SWT tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri “ (QS. Ar Rad: 11).

      Bila ada pertanyaan : silahkan hub : Anisa : 031 7111 3345, 081 332 998866 atau email : dna989@gmail.com, atau silahkan datang ke Jl. Semolowaru Elok Blok AL No. 2, Surabaya Jawa Timur.

      Hapus

SEBUAH RENUNGAN

Diriwayatkan dari Abi Sa’id, Rasulullah saw bersabda: Rasulullah saw. Bertanya kepada sahabat-sahabatnya

"Tahukah kalian siapa sebenarnya orang yang bangkrut?"

Orang yang bangkrut dari umatku adalah orang yang datang pada hari Kiamat membawa pahala shalat, pahala puasa, pahala zakatnya dan pahala hajinya, tapi ketika hidup di dunia dia mencaci orang lain, menuduh tanpa bukti terhadap orang lain, memakan harta orang lain (secara bathil), menumpahkan darah orang lain (secara bathil) dan dia memukul orang lain.

Maka sebagai tebusan atas kedzalimannya tersebut, diberikanlah di antara kebaikannya kepada orang yang di dzaliminya. Semuanya dia bayarkan sampai tidak ada yang tersisa lagi pahala amal sholehnya. Tetapi orang yang mengadu ternyata masih datang juga. Maka Allah SWT memutuskan agar kejahatan orang yang mengadu dipindahkan kepada orang itu. dan (pada akhirnya) dia dilemparkan ke dalam neraka.

Kata Rasulullah saw selanjutnya, “Itulah orang yang bangkrut di hari kiamat, yaitu orang yang rajin beribadah tetapi dia tidak memiliki akhlak yang baik. Dia merampas hak orang lain dan menyakiti hati mereka.” (HR Muslim no. 6522)